Badan Terasa Pegal-Pegal Saat Haid? Ini Penyebab dan Solusinya
Reviewed by Renata Alya Ulhaq, S. Keb. Bd
Miscella · 26 Okt 2026
Badan pegal-pegal merupakan salah satu keluhan yang sering dialami wanita menjelang haid hingga memasuki hari-hari pertama haid. Badan terasa pegal, linu, atau nyeri tertutama pada perut bawah, pinggal, punggung, hingga menjalar ke paha saat haid, bisa mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.
Badan pegal-pegal merupakan salah satu keluhan yang sering dialami wanita menjelang haid hingga memasuki hari-hari pertama haid. Badan terasa pegal, linu, atau nyeri tertutama pada perut bawah, pinggal, punggung, hingga menjalar ke paha saat haid, bisa mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.
Untuk memahami lebih lanjut penyebab badan pegal saat haid, cara mengatasi, dan kapan harus ke dokter, simak penjelasan berikut!
Kenapa Badan Pegal Saat Haid?
Pernahkah kamu merasa seluruh tubuh, mulai dari pinggang, paha, hingga pundak, terasa pegal dan berat tiap kali mendekati atau saat haid? Tenang, kamu tidak sendirian. Fenomena badan pegal saat haid merupakan hal biologis yang bisa terjadi pada setiap wanita.
Secara ilmiah, rasa pegal dan linu ini dipicu oleh lonjakan senyawa kimia alami tubuh yang bernama prostaglandin. Prostaglandin bertugas merangsang otot rahim agar berkontraksi untuk meluruhkan darah haid. Namun, ketika kadarnya tinggi, respons kontraksi dan reaksi peradangan ini tidak hanya terlokalisasi di perut, tetapi juga merambat melalui jalur saraf ke area panggul, punggung, hingga paha (reffered pain).
Memahami mekanisme alami tubuh saat haid dapat membantu kita untuk menentukan langkah yang tepat untuk meredakan ketegangan otot, menjaga tubuh tetap nyaman, dan merawat kebersihan area sensitif secara higienis.
Apakah Badan Pegal Saat Haid Normal?
Badan pegal saat haid merupakan hal yang normal terjadi. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai bagian dari dismenore primer, yaitu kram dan pegal haid alami tanpa adanya kelainan pada organ reproduksi. Lebih dari separuh wanita di dunia mengalaminya saat haid, terutama saat haid hari pertama dan kedua.
Kadar prostaglandin berada pada puncaknya pada hari pertama haid, dan menurun seiring meluruhnya dinding rahim dan berjalannya siklus perdarahan. Oleh karena itu, badan pegal yang berangsur membaik dalam kurun waktu 48-72 jam adalah respons tubuh yang alami saat haid.
Apa Beda Pegal Saat Haid dan Pegal Fisik Biasa?
Meskipun sama-sama membuat tubuh terasa tidak nyaman, ada perbedaan mendasar antara pegal fisik biasa dan pegal akibat haid.
Penyebab utama
Pegal fisik biasa umumnya disebabkan oleh kelelahan fisik, penumpukan asam laktat setelah olahrraga, atau posisi duduk yang salah. Sementara itu, pegal haid dipicu oleh perubahan hormonal (prostaglandin) selama respons inflamasi sistemik menjelang dan selama menstruasi berlangsung.
Pola dan Siklus
Pegal haid memiliki pola yang berulang secara berkala mengikuti siklus bulananmu (cyclical pain), biasanya muncul 1-2 hari sebelum darah keluar dan mereda saat perdarahan selesai.
Gejala Penyerta
Badan pegal saat haid seringkali hadir bersamaan dengan kram perut bawah, rasa kembung/begah, nyeri payudara, hingga sakit kepala ringan.
Mengenali perbedaan ini penting agar kamu bisa memberikan penanganan yang tepat untuk meredakan pegal saat haid, sehingga tubuh dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
Cara Mengatasi Badan Pegal Saat Haid
Agar aktivitas harian tidak terganggu saat haid, kamu bisa mencoba beberapa hal berikut di rumah:
Terapi Hangat (heat therapy)
Gunakan heating pad atau kompres air hangat di area perut bawah atau pinggang selama 15-20 menit, Suhu hangat dapat membantu memperlancar peredaran darah dan merelaksasi otot rahim yang tegang.
Mandi air hangat dan istirahat cukup
Mandi air hangat sebelum tidur dapat menenangkan sistem saraf dan membuat tidur lebih nyenyak. Kamu dapat mencobanya jika merasa badan pegal saat haid dan setelah beraktivitas seharian.
Penuhi cairan dan nutrisi harian
Mencukupi kebutuhan cairan harian dan konsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga gula darah tetap stabil.
Perubahan gula darah yang mendadak dapat menyebabkan food craving dan mood swing. Beberapa makanan seperti buah, sayur, kacang-kacangan juga diketahui dapat membantu mengurangi inflamasi dan menurunkan gejala pre menstrual syndrome (PMS).
Konsumsi Makanan Kaya Kalsium
Studi menunjukkan bahwa kalsium dapat membantu memperbaiki gejala PMS, terutama mood swing. Wanita usia subur direkomendasikan mengonsumsi 1000 mg kalsium dan 800 IU vitamin D setiap hari.
Vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium. Kamu dapat memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D dari makanan seperti produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jika dibutuhkan kamu juga bisa mendapatkannya dari suplemen tambahan.
Asupan Nutrisi Herbal Terstandar
Mengonsumsi kombinasi herbal alami seperti kunyit dan sereh terbukti dapat membantu meredakan peradangan dari dalam. Studi menunjukkan kunyit yang memiliki senyawa aktif bernama curcumin, memiliki aktivitas anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi peradangan dan berpengaruh dalam jalur pembentukan prostaglandin.
Curcumin dalam kunyit berpotensi menurunkan ekspresi COX-2 (cyclooxygenase-2), sehingga kadar prostaglandin pun ikut menurun. Hal ini dapat mengurangi kontraksi rahim yang berlebihan, nyeri haid dan badan pegal-pegal pun juga dapat berkurang.
Apakah Badan Pegal saat Haid Bisa Menjadi Tanda Penyakit Tertentu?
Sebagian besar pegal haid memang normal. Namun, jika rasa pegal dan nyeri terasa sangat parah, berlangsung lama, atau justru makin memburuk dari bulan ke bulan, kondisi ini bisa menjadi indikasi dismenore sekunder.
Dismenore sekunder dapat terjadi jika terdapat masalah pada organ reproduksi, contoh penyebabnya antara lain:
Endometriosis: Pertumbuhan jaringan mirip dinding rahim di luar organ rahim yang memicu peradangan kronis
Fibroid rahim (miom): Benjolan non-kanker yang tumbuh di dining otot rahim
Adenomiosis: Lapisan dalam rahim yang tumbuh meluas ke dalam dinding otot rahim
Jika terdapat kondisi tersebut, penanganan medis yang spesifik sangat diperlukan agar gejala dapat ditindaklanjuti segera dan mendapat tatalaksana sesuai penyebab.
Apakah jika Badan Pegal saat Haid, Aman untuk Berolahraga?
Ketika badan terasa pegal-pegal saat haid, olahraga bukan hanya aman untuk dilakukan tetapi justru direkomendasikan. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan bahwa berolahraga atau melakukan aktivitas fisik ringan saat haid dapat membantu membuat tubuh terasa lebih baik.
Aktivitas aerobik ringan seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga, dapat merangsang produksi hormon endorfin yang dapat berfungsi sebagai pereda nyeri alami. Kamu tidak perlu melakukan olahraga berat, cukup peregangan ringan dapat melemaskan otot-otot yang kaku, membuat tubuh terasa lebih nyaman, dan membantu meredakan badan pegal saat haid.
Sebuah studi RCT terbaru juga menunjukkan bahwa olahraga dapat mengurangi keluhan dan gejala yang dirasakan saat haid dan meningkatkan kualitas tidur perempuan. Sehingga olehraga dapat digunakan sebagai metode pendukung non-farmakologis untuk membantu mengatasi keluhan dan gejala yang dirasakan perempuan saat haid, salah satunya badan pegal dan nyeri.
Kapan Harus ke Dokter Jika Badan Pegal saat Haid?
Periksakan diri ke dokter jika badan pegal yang kamu rasakan saat haid disertai beberapa hal berikut:
Rasa pegal dan nyeri sangat hebat hingga membuatmu tidak bisa beraktivitas sama sekali
Nyeri tidak berkurang setelah mengonsumsi pereda nyeri atau melakukan kompres hangat
Perdarahan haid banyak (menorrhagia) hingga harus mengganti pembalut tiap 1-2 jam sekali
Disertai gejala lain seperti demam, keputihan tidak normal dan berbau, atau nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dapat melakukan pemeriksaan fisik maupun USG untuk emastikan kondisi organ reproduksimu tetap sehat.
Cara Mencegah Badan Pegal saat Haid
Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan sebelum haid tiba agar dapat meminimalisir intensitas pegal di siklus berikutnya
Rutin beraktivitas fisik
Melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin dapat membantu memproduksi hormin endorfin dan menjaga mood tetap stabil. Aktivitas fisik juga dapat membantu agar sirkulasi darah tetap lancar dan membantu mengurangi keluhan pegal dan nyeri saat haid.
Kurangi makanan tinggi garam dan kafein
Konsumsi garam berlebih dapat menyebabkan retensi cairan dan membuat perut tidak nyaman (kembung). Sementara konsumsi kafein dapat memicu penyempitan pembuluh darah yang dapat memperparah rasa nyeri saat haid.
Manajemen stres
Tak hanya fisik, manajemen stres juga penting untuk diperhatikan saat haid. Latihan pernapasan dan meditasi dapat membantumu untuk mengurangi ketegangan otot tubuh dan badan pegal saat haid.
Jaga kebersihan organ kewanitaan
Ganti pembalut secara rutin 3-4 jam sekali agar area kewanitaan tetap terjaga kebersihan dan kesehatannya.
FAQ Seputar Badan Pegal Saat Haid
Q: Mengapa pegal saat said sering menyebar hingga ke paha dan panggul?
A: Jalur saraf di rahim, panggul, dan paha saling terhubung. Kontraksi rahim akibat hormon prostaglandin dapat memicu referred pain yang merambat hingga ke paha bawah.
Q: Bolehkah memijat punggung atau paha saat sedang haid?
A: Pijatan lembut pada otot punggung dan paha sangat diperbolehkan karena efektif membantu relaksasi otot. Namun, hindari pijatan yang tertalu kencang di area perut bawah.
Q: Apakah mandi air dingin dapat membantu mengatasi pegal saat haid?
A: Mandi air hangat lebih direkomendasikan jika kamu merasa badan pagal-pegal saat haid. Suhu air hangat dapat membantu melemaskan otot yang tegang dan memperlancar sirkulasi darah.
Dukung Kenyamanan Selama Menstruasi dengan Miscella-V
Bagi kamu yang mencari solusi herbal alami terstandarisasi agar siklus haid bulanan tetap tenang tanpa repot meracik sendiri, Miscella-V bisa menjadi salah satu pilihan suplemen herbal untuk membantu mengurangi keluhan tersebut.
Miscella-V diformulasikan dengan kunyit, serai, jinten hitam, dan manjakani, dengan manfaat untuk membantu melancarkan siklus haid, mengurangi nyeri saat haid, serta membantu menjaga keseimbangan hormon kewanitaan dan menjaga keseimbangan flora vagina.
Kandungan kunyit dengan senyawa aktif curcumin dapat menurunkan nyeri haid dengan menurunkan produksi prostaglandin, bukan sekadar menutupi rasa sakit sesaat.
Ingin lakukan pemesanan? Klik link ini untuk informasi lebih lanjut!